Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Itinerary 10 Hari Bulan Madu di Turki


ITINERARY 10 hari bulan madu di Turki ini bisa menjadi contoh rencana perjalanan untuk meluangkan waktu berdua secara privasi. Perhitungan waktu ini sudah termasuk keberangkatan dan kepulangan ke Indonesia ya. Jadi, 10 hari adalah total waktunya.

Perjalanan dari Indonesia dimulai dengan pesawat dan transit di Kuala Lumpur International Airport (KLIA 2). Ada waktu longgar beberapa jam sehingga menyempatkan jelajah sebentar. Dari KLIA2 naik bus ke KL Sentral, dari sini naik LRT ke KLCC (Petronas Tower) dan kembali ke KLIA2.

Itinerary 10 Hari Bulan Madu di Turki

Hari 2:

Check ini dini hari sebelum menjalani penerbangan dengan Etihad Airways, rute Kuala Lumpur-Abu Dhabi. Transit di Terminal 3 Abu dhabi, dan lanjut dengan Etihad Airways ke Istanbul. Tiba langsung visa on arrival dan baggage claim.

Perjalanan belum tuntas, dari Istanbul menuju Kayseri (terbesar di Anatolia Tengah, Turki), dengan Turkish Airlines. Tujuan akhir adalah Goreme, nama lembah di Provinsi Nevsehir di Cappadocia. Ada hotel yang menawarkan layanan pick up dari Bandara Kayseri ke Goreme.

Hari 3:
Saatnya jelajah Cappadocia, dari pagi hingga sore hari.
- Goreme Open Air Museum
- Passabag
- Usaha keramik di Avanos
- Makan siang di Uranos Sarikaya

Keterangan: perlu booking untuk di Uranos Sarikaya karena tempat terbatas. Menu andalannya pottery kebab. Ada 4 makanan, mulai appetizer berupa bubur, sup kacang, menu utama pottery kebab dan terakhir dessert berupa bakhlava. Makan siang, biasanya sudah termasuk bagian private tour.

- Camel Valley
- Gemstone Store
- Pigeon Valley
- Uchisar Castle (titik tertinggi di Cappadocia)

Hari 4:
Menikmati balon udara, pesan di Assiana Balloon. Semua diurus oleh penyelenggara tur, dari berangkat, makan, hingga pulang, sudah termasuk dalam tiket. Assiana Balloons berdiri tahun 2009 di Urgup, yang berada di pusat Cappadocia.

Tiba kembali ke hotel, masih siang, makan siang di Panorama Restaurant. Masih ada waktu cukup untuk hiking menuju Red and Love Valley, tempat formasi batuan berbentuk menarik. Red Valley Cappadocia adalah tempat matahari terbenam terbaik.

Sore hari, ke Terminal Bus Goreme karena harus melanjutkan perjalanan ke Pamukkale. Pesan tiket di KamilKoc (operator bus antar kota). Pamukkale terkenal dengan kolam travertine dan reruntuhan kota Romawi kuno Hierapolis, yang didirikan abad 2 SM.

Hari 5:
Setelah titip koper di Artemis, hotel yang berada di depan Kantor KamilKoc Pamukkale, lanjut ke Pamukkale Natural Park di depan Travertine dan gratis. Boothnya buka pukul 09.00. Sarapan dulu di Mustafa Restaurant (dekat pintu gerbang Pamukkale) karena berencana eksplor Travertine dan Hierapolis sampai sore.

Hampir 6 jam eksplor Travertine dan Hierapolis, kembali ke makan di Mustafa Restaurant karena lidah tai bisa bohong. Dapat bonus salad dan teh turki. Lanjut ke Terminal Bus Denizli untuk menuju Bursa, kota di barat laut Turki.

Ada Masjid Agung Bursa, salah satu masjid tertua dan terbesar di Turki, dan merupakan contoh arsitektur Seljuk. Ada Kompleks Muradiye, yang terdiri atas masjid, makam, dan madrasah. Contoh arsitektur Ottoman awal yang indah.

Hari 6:
Titip koper di Terminal Bus Bursa. Lokasi penitipan koper ada di bagian belakang, sebelah kanan dari pintu utama, dekat musala. Perjalanan akan berlanjut dari Bursa ke Teleferik. Ada bus yang langsung dengan rute itu. Ada tulisan Teleferik di depannya.

Tiba di Teleferik, lanjut ke Uludag. Salah satu cara cepat menuju Uludag adalah dengan teleferik (kereta gantung). Opsi lainnya dengan dolmus (angkot). Tapi dengan teleferik bisa melihat Kota Bursa dari ketinggian. Kereta gantungnya berhenti di Sarialan Station.

Dari Sarialan Station menuju Uludag. Kalau tidak tahan dengan ngetemnya angkot, bisa pilih taksi. Catatan: antara bulan Desember dan Mei, Uludag tertutup salju, terkadang setinggi 4 meter, cocok untuk bermain ski. Bagi yang ingin main salju, sebaiknya bawa bekal karena tidak ada yang jual makanan seperti nasi, paling minuman hangat semacam kopi atau teh.

Kembali ke Terminal Bus Bursa pada siangnya, ambil koper dan lanjut dengan bus ke Istanbul. Ada layanan shuttle ke hotel di Akasaray, sudah termasuk harga tiket bus. Lanjut berjalan kaki ke Stasiun Trem Yusufpasa. Dari sini, naik trem ke Beyazit.

Hari 7:
Bangun pagi di hotel, untuk lanjut menjelajah sejumlah tempat hingga sore seperti Hippodrome, Blue Mosque, Hagia Sophia, Topkapi Palace, Archeological Museum. Bisa dengan berjalan kaki dari Beyazit menuju arah Sultanahmet. Cukup ikuti saja arah trem dan voilaa, sampai.

Boleh disarankan membeli Museum Pass (Muzekart) untuk menghemat waktu karena antrean masuk stiap museum cukup panjang. Muzekart bisa dibeli di depan Hagia Sophia, Topkapi Palace atau di Archaelogical Museum. Cari saja mobil dengan tulisan 'museum pass'. Sore hari lanjut menjelajah Gulhane Park, Sultanahmet Area, sebelum kembali ke hotel.

Hari 8:
Persiapan ke Emirgan Park (taman kota bersejarah di lingkungan Emirgan di Distrik Sarıyer di Istanbul, Turki. Akses dengan trem dan bus. Naik trem dari Beyazit, turun di stasiun terakhir, yaitu Kabatas. Dari sini, naik bus 25E ke arah Emirgan Park. Tiket bisa dibeli di toko-toko pinggir jalan.

Tidak lama berada di Emirgan Park karena saat itu, tulipnya sudah layu, jadia hanya satu jam saja sebelumnya melanjutkan perjalanan dengan bus ke Taksim (alun-alun di Istanbul, ada monumen, taman dan air mancur). Kalau beli tiket usahakan langsung beli untuk round trip.

Sempatkan untuk makan di KFC di Istilal Caddesi. KFC di sini enak, murah dan porsinya banyak. Istirahat di Galata Tower. Istiklal Caddesi merupakan jalan panjang dari Taksim dan berakhir di Galata Tower. Siapkan energi untuk melalui jalan ini. Jalan ini juga terkenal karena suasananya mirip jalanan di Eropa Barat.

Dari Galata Tower jalan kaki ke Eminou, eksplor Missir Carsisi atau pasar tumpah membeli beberapa bungkus kopi Turki karena penasaran antreannya yang ramai. Sore harinya, ikut Bosphorus Cruise. Biar dapat tiket murah, coba berjalan di sekitar pelabuhan. Pasti bertemu bapak-bapak yang menawarkan. Harganya lebih murah dari travel agent.

Hari 9:
Beres-beres di penginapan sebelum check out dan pindah ke Akdeniz Hotel dengan naik taksi. Lokasi hotel ini strategis karena dekat Blue Mosque. Tiba di hotel, kemudian check ini dan jalan kaki ke Basilica Sisterne. Oh ya, Muzekart tidak mengcover tiket masuk Basilica Sisterne dan mata uang yang diterima Turkish Lira.

Siangnya ke Grand Bazar, beli oleh-oleh, lalu ke Sultanahmet Area, bersantai di area Sultan Ahmet. Semua bisa dilakukan dengan jalan kaki ya, terus kembali hotel untuk istirahat, dan makan malam.

Hari 10:
Check out hotel dan ambil shuttle untuk menuju Attaturk Airport. Perjalanan dengan pesawat ke Jakarta, dengan perkiraan tiba di Indonesia pukul 14.00 WIB.

Begitulan contoh Itinerary 10 Hari Bulan Madu di Turki, dan itu bisa direalisasikan. Cukup mudah menyusun rencana perjalanan ini karena semuanya berada di satu negara tujuan, yakni Turki. Apalagi, negara ini memberikan bebas visa kepada pengunjung dari Indonesia. Selamat bulan madu. (*)

Auto Europe Car Rental